Situbondo globalnews 5/3/2026
Warga kelurahan patokan mengeluhkan kualitas air yang di suplay oleh Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Baluran pasalnya kualitas airnya buruk dan kotor. Kondisi ini membuat warga kawatir akan ketersediaan air bersih seperti mencuci dan memasak.
Lina salah satu warga yang merupakan pengguna air PDAM sehari hari menyampaikan keluhannya terkait air kotor yang sudah berlangsung berhari-hari namun dirinya terpaksa tetap memakai air tersebut karena tidak ada pilihan lain.
“Beberapa hari ini air dari PDAM sering kotor namun saya tetap memakai karena memang tidak ada pilihan sementara tagihan kami diharuskan buat bayar tapi kalau air kotor mana tanggung jawab dari PDAM?” Uangkpanya dengan nada kecewa.
Aktifis muda Dicky Edwin s.h angkat bicara terkait keluhan warga tersebut dan memberi ultimatum kepada PDAM untuk segera dilakukan perbaikan secepatnya.
Akibat kondisi ini banyak aktivitas warga yang terhambat, seperti mandi dan mencuci. Meskipun masih bisa menggunakan air galon, namun mereka juga perlu berhemat.
Atas hal ini, warga berharap kondisi air di rumahnya segera membaik agar bisa kembali mendapatkan air bersih dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Sementara itu Direktur utama Perusahaan Daerah air minum Tirta Baluran Asya’ri, S.sos, M.M dikonfirmasi melalui sambungan telpon belum memberitakan tanggapan apapun.
Pewarta : farhan














