banner 728x250

Komunitas Kasti Merambah Segala Wilayah, Kecamatan Wongsorejo Jadi Pusat Aktivitas

oplus_0
BANYUWANGI.global.i-news.site- | 13/Pebruari/2026 – Olahraga kasti semakin merambah ke berbagai pelosok Kabupaten Banyuwangi, dengan komunitas pecinta olahraga tradisional ini kini tumbuh subur di mana-mana. Salah satu wilayah yang paling mencolok adalah Kecamatan Wongsorejo, yang kini menjadi pusat aktivitas kasti dengan berbagai komunitas yang terus berkembang dan menggaet peserta dari berbagai kalangan.
Kecamatan Wongsorejo Jadi Magnet Komunitas Kasti dari jaman ke jaman
Di Kecamatan Wongsorejo, tidak kurang dari 15 komunitas kasti telah resmi terbentuk dalam satu tahun terakhir, dengan jumlah anggota yang terus bertambah setiap bulan.
Mulai dari komunitas yang terdiri dari pekerja profesional, pelajar, hingga lansia, masing-masing memiliki jadwal latihan rutin di berbagai lapangan olahraga desa dan kecamatan. Beberapa komunitas bahkan telah membentuk tim yang aktif mengikuti turnamen antar-kecamatan dan tingkat kabupaten.
Salah satu komunitas terbesar, Garuda Putih Dari Desa Bengkak Wongsorejo Dan Kharisma  Dari Kalipuro yang memiliki lebih dari 80 anggota, menyelenggarakan latihan Bersama  yang ditempatkan dilapangan Citra Desa Bengkak Wongsorejo
Aziz  Penonton Asal Desa Alasbuluh kepada Media global.i-news.site menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap kasti semakin tinggi karena olahraga ini mudah dipelajari, tidak membutuhkan biaya yang besar, dan bisa menjadi sarana rekreasi sekaligus menjaga kesehatan.
Selain Wongsorejo, komunitas kasti juga mulai tumbuh pesat di kecamatan sekitar seperti kecamatan Kalipuro Banyak komunitas di wilayah tersebut yang bahkan menerima pembinaan langsung dari pengurus komunitas di Wongsorejo untuk meningkatkan kualitas teknik bermain dan manajemen kelompok. Beberapa desa bahkan telah menyediakan lapangan khusus untuk mendukung aktivitas komunitas kasti setempat.
Banyak komunitas juga aktif melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk mengenalkan kasti kepada generasi muda, dengan harapan olahraga tradisional ini tetap lestari dan berkembang di masa depan.dengan harapan ada campurtangan pemerintah setempat, ungkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *