banner 728x250

Gemparkan Malaysia! Dua Putri Banyuwangi Raih Juara & Skor Tertinggi di Champs Universal Music Festival 2026

global.i-news.site

BANYUWANGI – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh putra-putri daerah Kabupaten Banyuwangi di kancah internasional. Kakak beradik, Cherie Callista Wangsa dan Vivianne Vernetta Wangsa, sukses mengharumkan nama Bumi Blambangan dan Indonesia setelah meraih juara serta skor tertinggi dalam ajang Champs Universal Music Festival (CUMF) 2026 yang berlangsung di Johor, Malaysia.

Tidak hanya sekadar membawa pulang piala, kedua musisi muda ini juga mencatatkan sejarah dengan masuk dalam daftar peserta dengan nilai tertinggi (Best Highest Score) dari seluruh cabang lomba yang dipertandingkan, mengalahkan ratusan peserta dari berbagai negara.

Dominasi Skor Tertinggi

Cherie Callista Wangsa, mahasiswi semester 4 Universitas Surabaya (Ubaya) dan alumni SMAK Hikmah Mandala Banyuwangi, berhasil menyabet gelar 1st Champion untuk kategori usia 19 tahun ke atas. Lebih membanggakan lagi, Cherie dinobatkan sebagai peraih Best Highest Score peringkat pertama dari seluruh peserta CUMF 2026.

Sementara itu, adiknya, Vivianne Vernetta Wangsa, siswi kelas 7 SMPK Santo Yusup Banyuwangi dan alumni SDK Bhakti Rogojampi, tidak kalah cemerlang. Vivianne meraih juara 3 (3rd Champion) untuk kategori usia 13–15 tahun dan menempati posisi ketiga sebagai peraih Best Highest Score lintas kategori.

Capaian ini menjadi sangat istimewa karena keduanya mampu menembus tiga besar nilai tertinggi dalam kompetisi bergengsi yang mempertemukan para pemenang seleksi nasional dari berbagai negara. Sebelum bertanding di Malaysia, mereka telah lolos melalui seleksi ketat Indonesia Winter Music Festival.

Bukan Wajah Baru di Panggung Dunia

Kesuksesan ini bukanlah kejadian instan bagi pasangan putri dari Mindarto dan Jeanny Margareth ini. Sebelumnya, pada 2024, mereka pernah tampil memukau di Asia Championship di Bangkok, Thailand, di mana masing-masing membawa pulang dua penghargaan berupa Elite Gold/Champion dan Gold Medalist. Pengalaman tersebut menjadi bekal mental yang kuat untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

Jeanny Margareth, sang ibu, mengungkapkan bahwa di balik trofi-trofi tersebut, ada disiplin besi dan pengorbanan waktu yang luar biasa dari kedua putrinya.

“Anak-anak sudah terbiasa menjalani latihan rutin sejak dini. Banyak waktu bermain dan liburan yang mereka korbankan demi persiapan lomba. Bahkan, di tengah kesibukan sekolah dan kuliah, mereka tetap konsisten berlatih,” ujar Jeanny.

Menurut Jeanny, tantangan terbesar bukan saat berada di atas panggung, melainkan proses panjang menjaga konsistensi, mengatasi kegugupan, dan bangkit dari kegagalan. “Juara adalah bonus. Yang paling membanggakan bagi kami adalah melihat karakter kerja keras, disiplin, dan ketangguhan mental yang terbentuk dalam diri mereka,” tambahnya.

Aktif di Platform Digital

Di luar kompetisi, Cherie dan Vivianne juga aktif mengembangkan sayap mereka di dunia digital. Cherie rutin membagikan karya musiknya melalui kanal YouTube “Cherie Callista”, sementara Vivianne aktif melalui kanal “Vivianne Wang”. Langkah ini menunjukkan adaptasi mereka terhadap era musik modern yang tidak hanya terbatas pada panggung fisik.

Prestasi Cherie dan Vivianne menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Banyuwangi memiliki kapasitas untuk bersaing di tingkat global. Keberhasilan mereka tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga mengangkat nama Banyuwangi dan Indonesia di peta musik internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *