banner 728x250
Daerah  

Jelang Pilkades 2027, Mayor (Purn) TNI Kusnomo Sowan ke Mantan Kades Bengkak, H. Basri: Siap Dukung Demi Kemajuan Desa

global.i-nnews.site
BANYUWANGI – Memasuki tahun politik desa menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2027, dinamika di Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, mulai terasa. Salah satu calon potensial, Mayor Purnawirawan TNI Kusnomo, melakukan silaturahmi dan sowan ke kediaman mantan Kepala Desa Bengkak dua periode, H. Basri, pada Jumat (5/6/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk meminta doa restu serta dukungan moral demi kelancaran proses demokrasi desa mendatang. Dalam pertemuan yang hangat tersebut, H. Basri menyambut baik niat baik putra daerah yang pernah berkarier di militer itu.
“Saya welcome dan siap mendukung serta mengusung pencalonan Mas Kusnomo. Ini demi kemajuan Desa Bengkak ke depan,” ujar H. Basri saat ditemui di rumahnya.
H. Basri menilai, pengalaman dan integritas yang dimiliki oleh Mayor (Purn) Kusnomo dapat menjadi aset berharga bagi pembangunan desa. Ia juga mengapresiasi pendekatan yang dilakukan oleh Kusnomo yang mengedepankan silaturahmi dari pintu ke pintu.
Strategi Merakyat dari Akar Rumput
Mayor (Purn) Kusnomo mengungkapkan bahwa sosialisasi secara masif dan kunjungan dari rumah ke rumah (blusukan) merupakan strategi utamanya untuk merebut hati masyarakat. Ia ingin mendengarkan langsung aspirasi dari berbagai lapisan, mulai dari petani, nelayan, pengusaha kecil, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama.
“Kami ingin membangun dari paling bawah. Jika niat mulia ini diijabah Allah SWT, insyaallah saya akan membangun Desa Bengkak bersama-sama. Prinsip kami, ringan sama dijinjing, berat sama dipikul,” tegas Kusnomo.
Pengalaman Internasional sebagai Modal Kepemimpinan
Kusnomo membawa rekam jejak karier yang cemerlang selama kurang lebih 35 tahun mengabdi di TNI. Ia memiliki pengalaman tugas internasional yang signifikan sebagai pasukan perdamaian PBB (United Nations Peacekeeping Forces) di beberapa negara konflik, antara lain Libanon, Kamboja, dan Kongo.
Pengalaman menangani situasi kompleks di luar negeri maupun di dalam negeri tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam manajemen pemerintahan desa yang lebih tertib, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan warga.
Dengan dukungan dari tokoh senior seperti H. Basri dan pendekatan personal kepada warga, Kusnomo optimis dapat membawa perubahan positif bagi Desa Bengkak, khususnya dalam peningkatan infrastruktur, ekonomi kerakyatan, dan tata kelola pemerintahan desa yang lebih modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *