Oplus_131072Lupa Matikan Obat Nyamuk, Dua Rumah di Wongsorejo Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta
global.i-news.site
BANYUWANGI – Kelalaian kecil berujung malapetaka. Dua unit rumah warga di Dusun Kebunrejo, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, hangus terbakar pada Selasa (2/6/2026) siang. Penyebab kebakaran diduga akibat lupa mematikan alat pengusir nyamuk (obst nyamuk bakar) yang kemudian memicu ledakan tabung gas LPG.
Oplus_131072Kebakaran terjadi sekira pukul 12.00 WIB di kediaman Bu Sahiya, warga RT 03 RW 01. Api reportedly bermula dari dalam rumah sebelum membesar dengan cepat dan merembet ke bangunan di sebelahnya.
Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Wongsorejo segera mengerahkan personel ke lokasi untuk mengamankan area dan membantu evakuasi. Tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) juga tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman intensif. Berkat kerja cepat tim damkar dan bantuan warga, api berhasil dipadamkan dan tidak meluas ke rumah-rumah lainnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lapangan, penyebab kebakaran terungkap akibat kelalaian manusia (human error). Diduga, seorang penghuni rumah lupa mematikan obat nyamuk bakar. Aroma atau panas dari obat nyamuk tersebut memicu terbakarnya benda mudah terbakar di sekitarnya, hingga akhirnya api mengenai tabung gas LPG 3 kilogram yang tersimpan di dekat sumber api. Tabung gas tersebut kemudian meledak, menyebabkan api membesar dengan cepat dan melahap dua unit rumah hingga habis.
“Penyebab awalnya karena obat nyamuk yang lupa dimatikan, lalu ada barang yang terbakar dan apinya kena tabung gas. Tabungnya meledak, sehingga api langsung besar dan menghabiskan dua rumah,” jelas sumber investigasi di lokasi kejadian.
Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api semakin membesar. Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup besar. Kedua rumah beserta isinya hangus terbakar, dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.
Kini, keluarga korban sedang mendata sisa-sisa harta benda mereka. Pihak kepolisian dan desa mengimbau kepada seluruh warga untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan peralatan rumah tangga, terutama yang berkaitan dengan sumber api dan gas, serta memastikan semua alat sudah dalam keadaan mati saat meninggalkan rumah atau saat tidur.














