global.i-news.site
BANYUWANGI – Camat Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi Muhammad Mahfud, secara resmi melepas keberangkatan 30 orang jamaah haji asal Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi yang tergabung dalam Kloter 83. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di halaman Masjid Baiturrahim, Desa Wongsorejo pada Selasa pagi (12/5/2026).
Keberangkatan jamaah kali ini menjadi momen spesial bagi warga Kecamatan Wongsorejo khususnya bagi keluarga yang ditinggalkan. Dalam sambutannya, Camat Muhammad Mahfud menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah haji kepada para jamaah. Ia berpesan agar seluruh jamaah menjaga kesehatan, kesabaran, dan kekompakan selama berada di Tanah Suci.

“Ibadah haji adalah panggilan Allah SWT yang tidak semua orang mampu melaksanakannya. Saya berpesan, gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jaga kesehatan, patuhi arahan petugas pembimbing, dan jangan lupa mendoakan keamanan serta kemakmuran bagi masyarakat Wongsorejo dan Indonesia,” ujar Muhammad Mahfud di hadapan para jamaah yang telah mengenakan seragam khas
Camat Mahfud juga memastikan bahwa pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan kelancangan proses keberangkatan hingga kepulangan nanti. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para jamaah agar menjadi haji yang mabrur dan mabrurah.
Salah satu perwakilan jamaah, mengungkapkan rasa syukurnya dapat berangkat tahun ini setelah menunggu antrian selama bertahun-tahun. “Alhamdulillah, berkat dukungan keluarga dan doa masyarakat, kami bisa berangkat. Kami mohon doanya agar perjalanan lancar dan ibadah diterima,” katanya dengan suara bergetar haru.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera kecamatan kepada ketua rombongan kloter, dilanjutkan dengan salaman antara pejabat, tokoh masyarakat, dan para jamaah. Rombongan kemudian diberangkatkan menggunakan bus menuju embarkasi haji untuk melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi.
Pantauan di lokasi, suasana di Masjid Baiturrahim Wongsorejo terlihat penuh keharuan. Ratusan keluarga dan kerabat hadir untuk mengantarkan para jamaah, sambil mengalunkan zikir dan sholawat sebagai bentuk doa restu. Keamanan di sekitar lokasi pemberangkatan terpantau kondusif berkat pengaturan dari aparat setempat.
.














