Seru banget! Reuni santun tapi santai baru saja digelar oleh para alumni Pondok Pesantren Darul ‘Ulum (PPDU) Rejoso, Sabtu 25 April 2026 – Jombang. Berawal dari pesantren bersejarah yang didirikan oleh KH. Tamim Irsyad pada tahun 1885, siapa sangka para alumninya tetap kompak dan solid hingga saat ini.
Acara Halal Bi Halal tahunan ini jadi ajang “temu kangen” lintas generasi, mulai dari angkatan 70-an sampai 84. Tapi kali ini, panggung utama seolah milik angkatan ’74 sampai ’77 yang super semangat! Mereka datang dari berbagai penjuru, mulai dari pelosok Jawa hingga luar pulau.
Gak cuma sekadar kumpul, acara ini terasa spesial karena disambut langsung oleh sang tuan rumah, Bu Nyai Dra. Hj. Jauharoh Said, M.Pd.I. Beliau adalah pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Teknologi Informasi (YPPTI) Al-Hidayah Mojosari, ( Sekaligus tempat acara berlangsung) yang beralamat di Jl. Erlangga Kauman Gang 2 No. 15, Mojokerto. Beliau sendiri merupakan alumni kebanggaan Darul ‘Ulum yang sukses membangun yayasan tersebut bersama sang suami.
Suasana makin pecah saat Abah Minun Latif (Anggota DPRD Kota Surabaya) naik podium. Bukannya pidato kaku, Ketua Alumni PGA ini malah asyik melempar pantun dan guyonan khas yang bikin suasana makin cair.
Puncaknya, ada Gus Zuem (KH. Zaimuddin Wijaya As’ad) yang hadir menutup acara. Sebagai salah satu pengasuh di Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Rejoso, beliau menyampaikan pesan pendidikan dengan gaya santai dan lawakan segar yang bikin semua orang betah mendengarkan.
Di akhir acara, suasana haru dan bahagia makin terasa saat Wawan Salah satu Kabiro Media Group Globalindo Yang di undang langsung oleh peserta. menemui beberapa alumni untuk berbincang santai. Kepada media, mereka mencurahkan rasa senangnya bisa bertatap muka kembali.
“Bahagia banget bisa ketemu sahabat lama. Alhamdulillah semua sehat-sehat meskipun ada yang absen,” curhat Bu Eni, alumni yang jauh-jauh datang dari Jakarta.
Senada dengan Bu Eni, kakak-beradik asal Kediri, Bu Ninik dan Bu Asiyah, menyampaikan kepada Media Group Globalindo bahwa mereka
“sangat setuju jika acara ini rutin diadakan setiap tahun. Bagi mereka, ini bukan cuma soal nostalgia masa pondok, tapi juga ajang tukar pengalaman hidup yang luar biasa. Pokoknya, benar-benar hari yang penuh tawa dan haru!” Ujar kakak beradik tersebut.
Post Views: 14