banner 728x250
Daerah  

Warga Possumur Bengkak Protes Tower : Belasan Tahun Tak Ada Komonikasi, Kompensasi Pun Nol

oplus_0

global.i-news.site
BANYUWANGI – Keberadaan sebuah menara telekomunikasi atau tower seluler yang berdiri tegak di tengah pemukiman padat penduduk kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Lokasi menara tersebut tepatnya berada di Dusun Possumur, Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorjo, Kabupaten Banyuwangi.

Warga setempat menyoroti masalah tata kelola dan perizinan yang dinilai tidak transparan. Pasalnya, menurut keterangan warga, tower tersebut diketahui sudah berdiri selama belasan tahun lamanya.

oplus_32

Ironisnya, sejak pertama kali didirikan hingga saat ini, pihak pengelola atau pemilik tower dinilai tidak pernah mengajak berkomunikasi atau melakukan musyawarah dengan warga sekitar. Hal ini membuat masyarakat merasa diabaikan dan tidak dilibatkan dalam hal-hal yang berkaitan dengan legalitas maupun perizinan bangunan tersebut.

Padahal, tower tersebut berdiri sangat dekat dengan rumah-rumah warga. Warga menilai, seharusnya ada komunikasi yang baik dan kepastian hukum yang jelas terkait operasional menara yang berdiri di atas tanah tersebut.

“Sudah belasan tahun berdiri, tapi kami tidak pernah diajak bicara atau diberi penjelasan soal perizinannya. Kami harap ada kejelasan dari pihak terkait,” tegas salah satu warga setempat.

Hingga saat ini, warga berharap agar pemilik tower atau instansi terkait dapat segera turun tangan untuk melakukan klarifikasi dan membuka ruang dialog demi kepentingan bersama.

Keberadaan menara telekomunikasi atau tower seluler yang berdiri di tengah pemukiman padat penduduk, tepatnya di Dusun Possumur, Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorjo, kembali menjadi sorotan tajam. Warga sekitar akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi terkait kondisi yang terjadi selama bertahun-tahun.

Dikonfirmasi terkait hal ini, warga setempat membenarkan bahwa sejak tower tersebut berdiri selama belasan tahun lamanya, tidak pernah ada komunikasi yang baik dari pihak pengelola.

“Kami membenarkan, selama tower ini berdiri sudah belasan tahun, kami warga yang rumahnya berdekatan dengan tiang tower tersebut belum pernah diajak komunikasi. Dan yang pasti, kami juga tidak pernah mendapatkan kompensasi apapun dari pemilik perusahaan tersebut,” tegas warga dengan tegas.Dan Kami siap menyegel tower tersebut bersama demi kepastian hukum

Lebih lanjut dijelaskan, keberadaan menara yang berdiri tepat di tengah-tengah perumahan atau rumah warga ini menimbulkan ketidakadilan. Warga merasa diabaikan haknya, baik dalam hal musyawarah perizinan maupun kewajiban pihak pengelola terhadap lingkungan sekitar.

Merespons kondisi ini, warga menyampaikan harapan besar agar pihak terkait, khususnya pemerintah daerah dan instansi yang membidangi, dapat segera turun tangan.

“Harapan kami agar pemerintah terkait bisa menindak tegas persoalan ini. Kami ingin ada penyelesaian yang jelas agar tidak menimbulkan konflik di masyarakat di kemudian hari,” ungkap salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Hingga saat ini, warga masih menunggu kepastian hukum dan tindakan nyata dari pihak berwenang untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *