banner 728x250
Daerah  

Warga Sumberanyar Inginkan Sleksi Staf Desa,Harus Transparan Jujur Dan Bebas Titipan 

BANYUWANGI  | global.i-news.site – Pemerintah Desa Sumberanyar , Wongsorejo Banyuwangi resmi membuka kesempatan bagi warga yang ingin bergabung menjadi tenaga kerja atau staf desa. Pendaftaran calon staf desa sudah mulai dibuka mulai tanggal 8 April dan akan ditutup pada tanggal 17 April.
Bagi masyarakat yang berminat dan memenuhi syarat, dapat segera mengurus berkas pendaftarannya sebelum masa penutupan tiba.
oplus_32
“Kami informasikan bahwa rekrutmen calon staf di Desa Sumberanyar sudah resmi dibuka. Pendaftaran dimulai tanggal 8 sampai dengan tanggal 17 April,” ujar Alvin Bahtiar ketua panitia.
Diharapkan warga yang memiliki kompetensi dan semangat kerja dapat mengikuti seleksi ini untuk turut serta membangun desanya.
oplus_32
Klarifikasi Sekretaris Desa (Sekdes) Sumber anyar yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Penjaringan Calon Staf Desa membenarkan bahwa pendaftaran telah resmi dibuka.
“Benar, pendaftaran sudah kami buka mulai tanggal 8 April dan ditutup tanggal 17 April mendatang,” ujarnya dikonfirmasi awak media.global.i-news.site
Dikatakannya, hingga saat ini antusiasme masyarakat cukup terlihat. Tercatat sudah ada kurang lebih 5 orang yang mendaftarkan diri untuk mengisi posisi staf desa tersebut.
“Terkait mekanisme selanjutnya, khususnya untuk tahapan uji kompetensi, nanti kami akan melakukan konsultasi dan koordinasi terlebih dahulu dengan Camat Wongsorejo, Bapak Muhammad Mahfud,” tambahnya.
Diharapkan proses seleksi berjalan lancar dan mendapatkan kandidat terbaik sesuai kebutuhan desa.
Dikonfirmasi terpisah Supardiono Masyarakat Desa Sumberanyar , Wongsorejo menyambut baik dibukanya pendaftaran calon staf desa. Namun, di balik antusiasme tersebut, warga memiliki harapan besar agar proses seleksi berjalan murni dan kondusif.
Warga berpesan agar panitia dan pemerintah desa dapat melaksanakan penerimaan ini secara transparan, jujur, dan adil.
“Kami berharap prosesnya benar-benar bersih. Harus transparan, jujur, dan adil dalam menilai setiap calon,” ujar salah satu warga, Senin (13/04).
Lebih jauh, masyarakat juga menegaskan agar tidak ada unsur titip-titipan atau intervensi dari pihak manapun yang bisa merugikan kandidat lain.
“Jangan sampai ada yang diistimewakan karena titipan atau kedekatan pribadi. Pilihlah yang memang benar-benar punya kapasitas dan pantas untuk bekerja,” tegasnya.
Diharapkan nantinya yang terpilih adalah staf desa yang benar-benar profesional dan mampu bekerja maksimal demi kemajuan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *