BANYUWANGI | global.i-news.site – Menanggapi aspirasi pedagang dan masyarakat yang meminta agar penataan pedagang kaki lima di depan Pasar Desa Bajul Mati segera dirapikan agar tidak terlihat kumuh dan berantakan, Camat Wongsorejo Muhammad Mahfud langsung bergerak cepat.
Hari ini, Camat Mahfud didampingi oleh Pemerintah Desa Bajul Mati, jajaran Polsek Wongsorejo, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turun langsung ke lokasi untuk melakukan penataan dan sosialisasi.

Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas himbauan para pedagang yang ingin agar area jualan tetap tertata rapi, terutama setelah jam jualan selesai, demi menjaga keindahan dan kelancaran arus lalu lintas.
“Kami menyambut baik aspirasi yang disampaikan. Karena dianggap kumuh dan kurang rapi, maka kami bersama tim turun langsung untuk menertibkan dan mengatur ulang letak pedagang agar lebih tertata,” ujar Camat Mahfud di lokasi, kamis (09/04).
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga melakukan sosialisasi langsung kepada para pedagang kaki lima agar lebih disiplin. Para pedagang diimbau untuk selalu menjaga kebersihan dan kerapian tempat usaha, serta merapikan kembali area jualan setelah kegiatan perdagangan selesai.

“Kami minta kerjasamanya, setelah berjualan tolong dirapikan kembali. Jangan biarkan sampah berserakan atau barang dagangan menumpuk sembarangan yang membuat jalanan sempit dan terlihat kumuh,” tegasnya.
Kegiatan penataan ini mendapat apresiasi positif dari warga dan pedagang. Diharapkan dengan adanya pendekatan dan pengawasan rutin, kondisi di depan Pasar Desa Bajul Mati akan menjadi lebih bersih, tertib, dan nyaman bagi semua pihak.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program penertiban PKL yang berjualan secara sembarangan di areal Pasar Desa Bajulmati.
Sosialisasi serupa akan terus dilakukan pada seluruh pedagang di Pasar Desa Bajulmati agar ikut mendukung program penertiban PKL.
“Hari ini (Kamis, kami datang untuk sosialisasi bersama Pak Camat, Petugas Sat Pol PP dan Polsek Wongsorejo. PKL yang berjualan sembarangan, pasti akan kami tertibkan namun sebelum itu kami lakukan sosialisasi terkait tujuan kegiatan ini,” tandas Kepala Desa (Kades) Bajulmati, Achmad Thoha di sela-sela sosialisasi.
Selain sosialisasi ke lapangan langsung, program penertiban PKL di Pasar Desa Bajulmati juga akan dilakukan melalui surat pemberitahuan.
Kedatangan petugas gabungan tersebut menindaklanjuti adanya laporan terkait kondisi Pasar Desa Bajulmati yang semakin kumuh.
Kondisi tersebut dipicu akibat banyaknya lapak pedagang yang sengaja dibiarkan di lokasi jualan hingga memunculkan kesan kumuh.
“Lapak sebesar ini seenaknya saja ditinggal oleh pemiliknya. Hal ini seharusnya tidak boleh terjadi karena kesan pertama yang muncul adalah pasar kumuh,” ujar Camat Wongsorejo, Mohammad Mahfud.
Dalam kegiatan kali ini, petugas gabungan melakukan sosialisasi pada para pedagang agar ikut menjaga kebersihan serta sarana dan prasarana yang ada di areal Pasar Desa Bajulmati.
“Jangan sampai muncul kesan setelah berdagang dibiarkan begitu saja. Kali ini kami himbau agar hal tersebut tidak terus dilakukan,” tutur Mahfud saat berdialog dengan sejumlah pedagang.
Keberadaan gerobak milik pedagang yang sengaja dibiarkan di areal Pasar Desa Bajulmati ikut memicu kesan kumuh.
“Lihat saja seperti ini, kan tidak rapi sama sekali. Ini juga ada tumpukan barang yang tidak jelas apa isinya. Jika sampah, ya silakan dibuang di tempatnya dan jika barang dagangan ya silakan dirapikan,” kata Camat Wongsorejo pada , global.i-news.site
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program penertiban PKL yang berjualan secara sembarangan di areal Pasar Desa Bajulmati.
Sosialisasi serupa akan terus dilakukan pada seluruh pedagang di Pasar Desa Bajulmati agar ikut mendukung program penertiban PKL.
“Hari ini kami datang untuk sosialisasi bersama Pak Camat, Petugas Sat Pol PP dan Polsek Wongsorejo. PKL yang berjualan sembarangan, pasti akan kami tertibkan namun sebelum itu kami lakukan sosialisasi terkait tujuan kegiatan ini,” tandas Kepala Desa (Kades) Bajulmati, Achmad Thoha di sela-sela sosialisasi.
Selain sosialisasi ke lapangan langsung, program penertiban PKL di Pasar Desa Bajulmati juga akan dilakukan melalui surat pemberitahuan.














