global.i-news.site
BANYUWANGI,16 Maret 2026 | – Dalam rangka mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode arus mudik dan libur Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan sistem kesiapsiagaan layanan kesehatan terpadu bersama Polri, TNI dan OPD terkait guna
menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat selama perjalanan.
menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat selama perjalanan.Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat mengatakan, Banyuwangi sebagai daerah Ujung Timur Pulau Jawa yang menjadi pintu gerbang utama penyeberangan Jawa–Bali melalui Pelabuhan Ketapang, serta memiliki jalur transportasi darat lintas provinsi dan Bandara Banyuwangi, potensi pergerakan masyarakat pada masa mudik cukup tinggi.
“Kondisi ini meningkatkan risiko kejadian kesehatan seperti kecelakaan lalu lintas, kelelahan perjalanan, penyakit akut, serta kegawatdaruratan medis.” kata Amir
Lebih lanjut Amir menambahkan, untuk mengantisipasi hal tersebut, pada 13-25 Maret 2026 dibuka 10 pos pelayanan terpadu pada titik mobilitas utama masyarakat, yang terdiri dari 7 Pos Pengamanan (Pos PAM), 2 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 1 Pos Terpadu.
Pos-pos tersebut tersebar di wilayah Licin, Kalibaru, Genteng, Gambiran, Banyuwangi Kota, Rogojampi, Wongsorejo, Bandara Banyuwangi, serta Pelabuhan Ketapang. Pada setiap pos tersebut disiagakan pos kesehatan yang terintegrasi dengan pos pengamanan kepolisian guna memberikan pelayanan medis awal bagi masyarakat dan pemudik.
“Layanan kesehatan yang disediakan meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, pertolongan pertama kegawatdaruratan, stabilisasi pasien sebelum rujukan, serta rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat. Tenaga kesehatan yang bertugas berasal dari rumah sakit, puskesmas, klinik, serta didukung oleh layanan PSC 119 Banyuwangi.” tambah Amir.
Selain itu, pelayanan kesehatan juga didukung oleh 13 UGD rumah sakit dan 18 puskesmas rawat inap yang tetap siaga selama 24 jam, sehingga penanganan kegawatdaruratan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses pelayanan kesehatan selama periode libur, Dinas Kesehatan juga membuka 13 Puskesmas Rawat Jalan Siaga pada hari libur dengan jam pelayanan pukul 08.00–14.00 WIB.
“Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berkomitmen untuk memastikan bahwa selama periode arus mudik dan libur Lebaran, masyarakat tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan responsif, serta mampu mengantisipasi berbagai potensi kejadian kegawatdaruratan di jalur perjalanan maupun di lingkungan masyarakat.” terang Amir, memungkasi nya. (BUT).














