banner 728x250
Daerah  

Forum Klarifikasi Satgas Premanisme Kesbangpol Situbondo Diwarnai Walk Out Perwakilan GWI

Situbondo – Selasa, 30 Desember 2025

Forum klarifikasi yang digelar oleh Satgas Premanisme Kesbangpol Kabupaten Situbondo pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB diwarnai aksi walk out dari Rasyidi yang dikenal dengan nama Didik Castielo, selaku Ketua Tim Intelijen dan Investigasi DPP Gabungan Wartawan Indonesia (GWI).

Forum klarifikasi tersebut semula dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB, namun pelaksanaannya sempat mengalami keterlambatan. Sejumlah peserta undangan menunggu sebelum kegiatan akhirnya dimulai.

Forum dihadiri oleh Ketua Satgas Premanisme Saiful Bahri, Sekretaris Satgas Premanisme Mas Sadik, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Situbondo, serta Wakil Ketua FKDM H. Ismail. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Situbondo sebelum memasuki sesi klarifikasi.

Dalam forum tersebut, Ketua Satgas Premanisme mempertanyakan adanya informasi atau laporan ke FKDM terkait dugaan pelanggaran Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 yang disebut-sebut berkaitan dengan dugaan permintaan uang.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua FKDM Kabupaten Situbondo, H. Ismail, menyampaikan bahwa memang terdapat informasi terkait dugaan tersebut, namun menurutnya dasar bukti yang dimiliki masih belum jelas.

Didik Castielo, dalam forum tersebut, menanggapi isu yang berkembang dengan menyatakan bahwa apabila memang terdapat dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH), maka seharusnya ditempuh melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Kalau memang ada Perbuatan Melawan Hukum, silakan dilaporkan secara resmi sesuai hukum yang berlaku. Jangan hanya menyampaikan tudingan tanpa bukti yang jelas,” ujar Didik dalam forum tersebut.

Namun demikian, Didik menyatakan keberatan terhadap jalannya forum klarifikasi. Ia menilai proses klarifikasi tidak berjalan secara objektif dan berimbang. Menurut Didik, dirinya merasa hak bicaranya dibatasi serta terdapat tekanan dalam forum yang menurutnya berpotensi menimbulkan kesan penghakiman tanpa dasar hukum yang jelas.

Didik juga menyampaikan penilaiannya bahwa terdapat perbedaan pandangan terkait pemahaman kewenangan dalam forum tersebut, yang menurutnya berpotensi menimbulkan tumpang tindih penafsiran.

“Menurut saya, penjelasan yang disampaikan terlalu berbelit dan berpotensi menjebak. Saya menilai forum ini tidak berjalan secara sehat dan berimbang,” kata Didik.

Atas dasar penilaian tersebut, Didik Castielo menyatakan tidak bersedia melanjutkan keikutsertaannya dalam forum dan memilih meninggalkan ruang pertemuan (walk out) sebagai bentuk sikap pribadi terhadap proses yang menurutnya tidak sesuai dengan prinsip keadilan dan keterbukaan.

Didik menegaskan bahwa Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) tetap mendukung penegakan hukum dan supremasi hukum, namun menolak segala bentuk dugaan pembunuhan karakter, penghakiman sepihak, serta proses yang dinilai tidak sejalan dengan prinsip due process of law.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Satgas Premanisme maupun Kesbangpol Kabupaten Situbondo belum memberikan pernyataan resmi lanjutan terkait keberatan yang disampaikan oleh perwakilan GWI dalam forum klarifikasi tersebut.

Penulis: Pak Abil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *