banner 728x250
Daerah  

Nyaris Tak Terdengar Gaung Politik Pilkades Di Banyuwangi

BANYUWANGI | global.i-news.site – Berbeda dengan suasana kontestasi politik yang biasanya mulai memanas menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), suasana di Kabupaten Banyuwangi saat ini justru terlihat sangat tenang. Gaung politik menuju pesta demokrasi desa tersebut nyaris tidak terdengar sama sekali di berbagai wilayah.di kabupaten Banyuwangi

Hal ini dilaporkan oleh laman beberapa berita di medsos,u Banyuwangi. Disebutkan bahwa meskipun masa pelaksanaan Pilkades sudah semakin dekat, namun hingga saat ini belum terlihat adanya gerakan yang signifikan, baik dari calon maupun pendukungnya.

Padahal, biasanya menjelang waktu pelaksanaan, nama-nama tokoh desa sudah mulai bermunculan dan berbagai kegiatan sosialisasi serta pendekatan kepada masyarakat mulai gencar dilakukan. Namun kondisi saat ini justru sebaliknya, suasana terasa “adem ayem” dan minim aktivitas politik.

Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab kondisi ini, apakah karena kedewasaan berpolitik masyarakat, atau ada faktor lain yang membuat antusiasme kontestasi Pilkades kali ini terasa melemah

Dari penelusuran global.i-news.site Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di wilayah Banyuwangi khususnya di Kecamatan Wongsorejo, masyarakat menyampaikan harapannya. Warga berkeinginan agar kontestasi politik di tingkat desa ini nantinya diikuti oleh banyak calon atau peserta yang maju.

“Kami berharap Pilkades nanti ramai-ramai diikuti oleh para kontestan. Semakin banyak yang maju, semakin bagus,” ujar salah satu warga.

Dengan banyaknya peserta yang bertarung, masyarakat merasa akan memiliki banyak alternatif pilihan. Sehingga warga bisa lebih leluasa menentukan sosok pemimpin yang benar-benar dianggap terbaik dan sesuai dengan hati nurani mereka.

“Supaya kami masyarakat bisa menentukan pilihan melalui figur-figur yang ada. Jadi tidak terpaksa, tapi benar-benar memilih yang terbaik dari yang banyak,” tambahnya.

Warga pun berharap suasana demokrasi bisa berjalan hidup dan memberikan ruang bagi berbagai tokoh untuk mengabdikan diri bagi desanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *