BANYUWANGI | global.i-news.site – Kondisi pengelolaan Pasar Desa Wongsorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi kembali menjadi sorotan tajam. Para pedagang menilai bahwa manajemen pengelolaan yang dipegang oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dinilai belum maksimal, terutama dalam hal perawatan dan pembenahan fasilitas.
Padahal, para pedagang mengaku sudah rutin membayar retribusi dan memberikan kontribusi setiap harinya kepada pihak pengelola. Namun, uang yang terkumpul tersebut dinilai tidak sebanding dengan perbaikan yang dilakukan.

“Kami tidak menolak untuk membayar retribusi, setiap hari kami serahkan kepada petugas Bumdes. Tapi pertanyaannya, kemana perginya uang tersebut? Sampai sekarang tidak pernah ada tindak lanjut berupa perbaikan fasilitas yang signifikan,” keluh salah satu pedagang, Selasa (07/04).
Menurut keterangan para pedagang, yang enggan disebut namanya,kondisi fasilitas pasar seperti lantai, atap, saluran air, hingga tempat berjualan banyak yang memprihatinkan dan sudah lama rusak. Namun, hingga saat ini tidak ada upaya perbaikan atau pemeliharaan yang dilakukan oleh pihak pengelola.bahkan dalam perbaikan pasar atau renovasi ini saya sendiri yang mengaku punya tempat lapak untuk berjualan
“Kami bayar iuran terus menerus, tapi pasar tetap saja seperti ini. Harapannya kan ada perawatan agar tempat berjualan menjadi lebih layak dan nyaman, tapi sampai sekarang belum terlihat bukti nyata perubahannya,” tambahnya.
Kondisi ini tentu membuat para pedagang kecewa. Mereka berharap Bumdes sebagai pengelola bisa lebih transparan dan bertanggung jawab, sehingga pendapatan yang diterima benar-benar digunakan untuk kepentingan dan kemajuan pasar itu sendiri.
Berita Terkait
Post Views: 34














