banner 728x250
Daerah  

Tidak Ada Kontribusi PAD BUMDES Dapat Sorotan Tajam Masyarakat,Selaku Pengelola Pasar Wongsorejo 

oplus_0
BANYUWANGI  global.i-news.site  – Keberadaan Pasar Desa Wongsorejo yang terletak di wilayah Kecamatan Wongsorejo hingga saat ini masih menjadi sorotan.tajam dari masyarakat yang sudah memberi kontribusi dan retribusi kepada pengelola Atau BUMDES Wongsorejo, Pasar yang dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) tersebut diketahui belum memberikan setoran atau kontribusi yang signifikan terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD) Desa Wongsorejo.
Padahal, sebagai salah satu unit usaha desa, pasar seharusnya menjadi salah satu sumber pemasukan utama yang rutin menyetorkan ke kas desa.
oplus_0
“Memang benar, selama ini pengelolaan pasar desa masih dipegang oleh Bumdes. Namun sayangnya, sampai saat ini belum ada setoran yang masuk ke PAD desa. Artinya, kontribusinya untuk keuangan desa masih nihil,” ungkap sumber terpercaya di lingkungan pemerintahan desa.
Kondisi ini tentu menjadi pertanyaan besar, mengingat aktivitas jual beli di pasar tersebut berjalan setiap hari dan terdapat retribusi atau pungutan yang dikenakan kepada para pedagang. Seharusnya, dari hasil pengelolaan tersebut terdapat keuntungan atau laba yang bisa dipisahkan sebagai pemasukan desa.
oplus_0
Dugaan sementara, belum adanya setoran ini disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari sistem pengelolaan keuangan yang masih belum transparan, hingga pendapatan yang selama ini diperoleh selama ini masih belum ada kejelasan di tahun 2025.samapi saat ini
“Kami berharap ke depannya pengelolaan bisa lebih diperketat. Tujuan utama Bumdes kan adalah mencari keuntungan untuk desa, jadi harus ada kontribusi nyata yang masuk ke kas desa agar bisa digunakan untuk pembangunan,” tambahnya.
Pihak pemerintahan desa menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait kinerja pengelolaan aset desa ini, demi memastikan aset desa bisa memberikan manfaat ekonomi yang maksimal bagi masyarakat dan keuangan desa.
Klarifikasi global.i-news.site Pemerintah Desa Wongsorejo, Kecamatan Wongsorejo,  terkait pengelolaan aset desa. Melalui Yoyok Iwan Dani Sekretaris Desa (Sekdes) yang menyampaikan arahan dari Kepala Desa, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pengelolaan Pasar Desa yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dinilai belum memberikan kontribusi atau setoran ke Pendapatan Asli Desa (PAD).
“Atas arahan dan pernyataan resmi dari Bapak Kepala Desa Wongsorejo, kami sampaikan bahwa sampai hari ini, pengelolaan pasar desa yang dipegang oleh Bumdes belum memberikan setoran yang nyata ke kas desa,” ujar Sekretaris Desa Wongsorejo,
Menurutnya, hal ini menjadi catatan penting karena seharusnya aset strategis seperti pasar desa bisa menjadi sumber pemasukan yang besar bagi desa. Namun kenyataannya, kontribusi yang masuk ke PAD masih nihil atau belum ada.
“Padahal, pasar ini adalah aset milik desa yang dikelola secara profesional oleh Bumdes. Seharusnya ada keuntungan atau hasil usaha yang disetorkan secara rutin untuk menambah PAD, namun faktanya sampai sekarang belum terealisasi,” tegasnya.
“Kepala Desa berharap ke depannya manajemen pengelolaan bisa diperbaiki. Kami ingin Bumdes benar-benar berjalan sebagai badan usaha yang produktif dan mampu memberikan kontribusi maksimal demi kesejahteraan masyarakat serta pembangunan desa,” pungkas Sekdes mewakili Kades.
Klarifikasi Terpisah melalui WhatsApp,Iwan Ardiansyah terkait kontribusi pengelolaan Pasar Desa Wongsorejo, pihak pengelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) angkat bicara. Direktur Bumdes Desa Wongsorejo menegaskan bahwa selama ini manajemen selalu melakukan koordinasi secara rutin dan intensif dengan Kepala Desa selaku pengawas langsung.
“Kami ingin menegaskan bahwa dalam setiap langkah pengelolaan pasar, kami tidak pernah bekerja sendiri. Selalu ada koordinasi, laporan, dan konsultasi langsung dengan Bapak Kepala Desa sebagai pembina dan pengawas tertinggi di desa,” ungkap Direktur Bumdes, namun ketika ditanya terkait keuangan Pasar yang dikelola tidak menjelaskan secara detail dan transparan, ungkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *