BANYUWANGI | global.i-news.site – Masyarakat dan orang tua siswa di Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi mendesak adanya penambahan pengatur lalu lintas di perempatan SMA Ibrahimi. Permintaan ini muncul menyusul sering terjadinya insiden dan kecelakaan lalu lintas di titik tersebut, terutama pada jam masuk sekolah dan pulang sekolah.
Lokasi perempatan ini dikenal cukup sibuk karena menjadi akses utama siswa dan warga sekitar, namun seringkali minim pengaturan arus lalu lintas. Kondisi tersebut dinilai berbahaya mengingat tingginya volume kendaraan roda dua dan empat yang melintas bersamaan dengan aktivitas siswa yang sangat padat.
“Kami sangat berharap ada petugas atau anggota Satlantas dari Polsek Wongsorejo yang berjaga di sini saat jam sekolah. Sudah sering terjadi kecelakaan dan hampir tabrak, kami khawatir keselamatan anak-anak kami terancam,” ujar Budi salah satu warga setempat.
Hingga saat ini, masyarakat berharap pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti permintaan tersebut demi mencegah terjadinya korban jiwa serta menciptakan rasa aman bagi para pelajar yang melintas setiap hari.
Hal senada juga disampaikan dari sekolah Abd Rohim guru sekolah SMA Ibrahimi Desa Sidodadi Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi berharap ada bantuan penjagaan pengaturan lalu Lintas agar meminimalisir terjadinya kecelakaan, hampiri tiap hari ada kecelakaan walaupun tidak menimbulkan korban jiwa, menurutnya tadi sudah ada kecelakaan yang melibatkan anak didik Kami berinisial JK,pada saat pulang sekolah tuturnya
Klarifikasi Kapolsek Wongsorejo Akp.Eko Darmawan SH. melalui Kanit Lantas Polsek Wongsorejo Aipda Moh Anwar melalui WhatsApp yang meminta adanya pengaturan lalu lintas di perempatan SMA Ibrahimi, Wongsorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kepala Unit Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polsek Wongsorejo menyatakan siap menindaklanjuti permintaan tersebut demi keselamatan para pelajar.
Kanit Lantas Polsek Wongsorejo mengaku telah menerima laporan dan keluhan dari masyarakat terkait rawan kecelakaan di titik tersebut, terutama pada jam masuk dan pulang sekolah. Pihaknya mengapresiasi perhatian warga dan memastikan bahwa permintaan tersebut akan segera dikaji dan diprioritaskan.
“Kami menyambut baik aspirasi yang disampaikan masyarakat. Keselamatan anak sekolah adalah prioritas kami. Kami akan segera melakukan evaluasi dan peninjauan lokasi untuk mengatur jadwal pengaturan lalu lintas (gaturlin) di area SMA Ibrahimi,” ujar Kanit Lantas dalam keterangannya, Rabu (02/04).
Lebih lanjut dijelaskan, pihak kepolisian akan mengerahkan personel untuk melakukan penjagaan dan pengaturan arus lalu lintas secara bertahap, terutama pada jam-jam rawan yaitu saat siswa masuk dan pulang sekolah. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi siswa maupun pengguna jalan lainnya.
“Kami berkomitmen untuk hadir memberikan rasa aman. Mohon doa dan kerjasamanya agar pelaksanaannya bisa berjalan maksimal,” tambahnya.














