global.i-news.site
BANYUWANGI, 17 Maret 2026 | – Masyarakat di Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi kini menghadapi kesulitan mendapatkan gas LPG subsidi 3 kg (gas melon) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Berbagai agen resmi dan warung penjual gas di wilayah Kecamatan Wongsorejo melaporkan stok telah habis sejak beberapa hari terakhir, sementara pengiriman ulangan belum kunjung tiba.
Dari penelusuran global.i-news.site Sejumlah warga yang ditemui di Desa Wongsorejo dan Desa Bengkak,Desa Bajulmati ,mengaku telah berkeliaran ke beberapa agen untuk mencari gas melon, namun selalu mendapatkan kabar bahwa stok sudah habis. “Saya sudah datang ke tiga agen berbeda sejak kemarin, tapi semua bilang tidak ada. Padahal sekarang lagi sibuk persiapkan makanan untuk lebaran, kebutuhan gas jadi lebih banyak,” ujar Siti Aminah (45), seorang ibu rumah tangga dari Desa Wongsorejo.
Pemilik salah satu agen gas di Kecamatan Wongsorejo, Joko Supriyanto, menjelaskan bahwa pasokan yang diterima dari distributor daerah dalam beberapa pekan terakhir jauh lebih sedikit dari permintaan. “Biasanya kami mendapatkan kiriman sekitar 500 tabung per minggu, tapi bulan ini hanya sekitar 200 tabung. Padahal permintaan meningkat drastis menjelang lebaran, terutama dari warga yang mau menyediakan hidangan untuk keluarga dan tamu,” katanya.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Banyuwangi mengakui adanya keluhan terkait kelangkaan gas subsidi di Kecamatan Wongsorejo. Menurut pihaknya, penyebab utama adalah lonjakan permintaan yang tidak terduga serta tantangan dalam distribusi akibat pengecekan ketat kelayakan penerima subsidi sesuai data DTSEn. “Kami sedang berkoordinasi erat dengan Pertamina untuk segera mengirimkan pasokan tambahan ke wilayah Wongsorejo. Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan gas secara hemat dan memastikan bahwa mereka terdaftar sebagai penerima subsidi yang berhak,” ungkap Kasubbag Distribusi Dinas Perdagangan Kabupaten Banyuwangi.
Sampai saat ini, beberapa agen di Kecamatan Wongsorejo telah memasang papan pengumuman tentang kelangkaan sementara dan menginformasikan jadwal pengiriman yang diharapkan datang dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat juga disarankan untuk melaporkan jika menemukan penjualan gas subsidi di atas HET yang berlaku atau praktik penjualan yang tidak sesuai aturan.hingga dijual Rp 30.000 per tabung
Berita Terkait
Post Views: 41














