BANYUWANGI, 15 Maret 2026 | – Pasar hewan Desa Bajulmati Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi yang biasanya menjadi tempat berkumpulnya pedagang dan pembeli hewan ternak, khususnya sapi, hari ini tampak ramai dikunjungi masyarakat. Namun berbeda dengan suasana yang ramai, jumlah pembeli yang melakukan transaksi sangat sedikit. Kondisi ini terjadi akibat harga sapi yang mengalami penurunan signifikan dalam beberapa hari terakhir.menjelang Idul Fitri 1447 H,

Para pedagang yang datang dari berbagai daerah sekitar Banyuwangi Dan Situbondo mengaku telah membawa puluhan ekor sapi untuk diperjualbelikan. Namun hingga tengah hari, hanya sebagian kecil yang berhasil menemukan pembeli. “Harga sapi yang biasanya mencapai puluhan juta rupiah per ekor, sekarang turun hingga 20-30 persen. Banyak pengunjung hanya melihat-lihat dan menunda keputusan membeli karena mengharapkan harga akan semakin murah,” ujar Supriyanto, salah satu pedagang sapi dari Kecamatan Glenmore. Banyuwangi

Beberapa pengunjung yang datang ke pasar mengaku memang hanya ingin melihat kondisi dan harga sapi saat ini sebelum memutuskan untuk membeli. “Saya berencana membeli sapi untuk keperluan usaha peternakan, tapi saat ini saya masih menunggu apakah harga akan stabil atau terus turun,” kata Slamet, warga Desa Rogojampi yang datang ke pasar Hewan Desa Bajulmati Wongsorejo
Petugas pengelola pasar menyatakan bahwa kondisi penurunan harga sapi juga terjadi di beberapa pasar hewan lain di wilayah Banyuwangi, kemungkinan terkait dengan peningkatan pasokan dari peternak dan perubahan permintaan di pasar konsumen.
Penelusuran global.i-news.site di pasar hewan Bajulmati yang mahal sapi yang boleh dikata gemuk untuk dipotong keperluan idul Fitri, biasanya hanya yang mampu beli sapi itu untuk keperluan perkumpulan semacam arisan daging, ungkapnya














