banner 728x250
Daerah  

YDSF Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Situbondo, Fokus Pemenuhan Pangan Darurat

Salurkan 4.000 nasi bungkus dan bantuan logistik ke dapur umum bagi warga terdampak

SITUBONDO – Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Jumat, 23 Januari 2026. Bantuan tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan logistik dasar masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi tersebut.

Dalam pelaksanaannya, YDSF melakukan dropping bantuan langsung ke dapur umum milik pemerintah daerah yang menjadi satu-satunya pusat pengolahan makanan bagi para penyintas banjir. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan dapat dikelola secara terkoordinasi dan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan secara merata.

Bantuan yang disalurkan meliputi bahan pangan pokok dan kebutuhan dasar, seperti beras, minyak goreng, air minum dalam kemasan (AMDK), serta pakaian layak pakai. Seluruh bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga yang terdampak langsung dan masih berada dalam kondisi darurat akibat genangan banjir yang melanda sejumlah wilayah.

Selain menyalurkan logistik ke dapur umum, tim relawan YDSF juga terlibat langsung dalam proses distribusi makanan siap saji kepada masyarakat. Sebanyak 4.000 bungkus nasi berhasil didistribusikan ke berbagai titik terdampak banjir sebagai bentuk respons cepat terhadap kebutuhan pangan harian para penyintas.

Adapun wilayah sasaran penyaluran bantuan meliputi sejumlah kawasan terdampak parah, antara lain Kalianget, Kalimas, kawasan Pesisir, Lubawang, Rawan, Kota Timur, Jetis, Bloro, hingga Demung. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan wilayah yang akses dan kondisinya paling membutuhkan perhatian.

Perwakilan YDSF Romi Anasrullah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam merespons cepat setiap bencana yang menimpa masyarakat. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya pangan, menjadi prioritas utama di masa tanggap darurat untuk menjaga kondisi kesehatan dan ketahanan warga terdampak.

Ydsf

“Di tengah situasi darurat seperti ini, akses terhadap makanan dan kebutuhan pokok menjadi sangat krusial. YDSF hadir untuk memastikan masyarakat tidak berjuang sendiri dan kebutuhan dasarnya tetap terpenuhi,” ujarnya.

YDSF juga menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah dan relawan lokal menjadi kunci dalam memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran. Koordinasi lintas pihak dinilai mampu mempercepat penanganan dan meminimalkan tumpang tindih bantuan di lapangan.

Ke depan, YDSF akan terus memantau perkembangan kondisi di Situbondo dan membuka peluang penyaluran bantuan lanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Lembaga tersebut juga mengajak masyarakat luas untuk terus menumbuhkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi warga yang tengah menghadapi dampak bencana.

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Situbondo tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga mengganggu aktivitas dan kehidupan sehari-hari warga. Kehadiran bantuan kemanusiaan dari berbagai pihak diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Penulis: Randa Kholilur Rahim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *