Bantuan Alsintan ke Kelompok Tani di Banyuwangi, Tetap Keluhkan Tarif Sewa yang Mahal
BANYUWANGI,global.i-news.site | Kamis 12 Februari 2026 – Bantuan traktor dan alat pertanian (alsintan) yang diberikan pemerintah kepada kelompok tani dan Gapoktan di Kabupaten Banyuwangi utamanya Di wilayah Kecamatan Wongsorejo ternyata belum menjawab harapan petani, karena sebagian besar anggota masih mengeluhkan tarif sewa yang tetap dianggap terlalu mahal.
Beberapa kelompok tani yang telah menerima bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian maupun Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,terutama wilayah kecamatan wongsorejo meskipun alatnya merupakan bantuan, biaya sewa yang dikenakan masih mencapai Rp 1.750 .000 hingga Rp 1.900.000 per hektarnya
Sebenarnya mereka berharap dengan adanya bantuan alat dari pemerintah, sewa akan lebih murah bahkan mungkin gratis.
Tapi ternyata kami tetap dikenakan biaya yang tidak jauh berbeda dengan menyewa dari luar. Bagian dari uang sewa digunakan untuk perawatan dan cadangan suku cadang, tapi bagi kami petani kecil dengan lahan terbatas, ini masih sangat memberatkan,” ungkapnya.
dikonfirmasi melalui Whats App nya Wiji Koordinator atau Kepala penyuluh pertanian ( BPP ) Wongsorejo menyatakan bahwa pihaknya telah menetapkan pedoman penggunaan bantuan alsintan, melalui musyawarah kesepakatan kelompok
Kamipun sudah tidak berwenang menangani soal sewa menyewa Alat pertanian berupa tracktor untuk Petani ya tergabung di Gapoktan semua tergantung kesepakatan anggota di mana tarif sewa harus disesuaikan dengan kemampuan anggota
Harapan saya harus dibuatkan semacam aturan oleh kelompok agar tidak memberatkan petani. Selain itu, kami juga akan memberikan petani , ucapnya












