global.i-news.site
BANYUWANGI – Dianggap meresahkan dan membahayakan warga, seorang bersenjatakan sebilah celurit diamankan warga. Pelaku ditangkap saat bersembunyi di rumah warga setelah sebelumnya dikejar akibat melompati pagar sebuah pesantren.
Yeknok akhirnya diamankan warga bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajulmati, Sertu Rofik Wahyu serta anggota Polsek Wongsorejo. Senin, 4 Mei 2026.
Pria tersebut ditangkap karena dianggap meresahkan dan membahayakan sejumlah warga di Dusun Karanganyar, Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Warga Desa Bajulmati ini tertangkap tangan membawa sebilah senjata tajam jenis celurit serta melakukan hal yang dianggap mencurigakan.
“Tadi saya dengar (Yeknok) melompati pagar (Ponpes) Al Imarah sambil membawa celurit. Tujuannya kenapa, saya tidak tahu,” ujar seorang warga sekitar, Marsa’at.
Usai melompati pagar, Yeknok kemudian masuk ke dalam rumah Haerudin sambil tetap menenteng celurit ditangannya.
“Melihat hal itu, seluruh penghuni rumah langsung kabur keluar rumah karena ketakutan liat celurit itu,” tutur Marsa’at
Warga kemudian melaporkan pada Kepala Desa (Kades) Bajulmati, Achmad Thoha untuk diteruskan pada aparat keamanan.
“Saya kemudian datang ke lokasi dan bersama warga lain mengamankan (Yeknok). Kami juga mencari barang bukti senjata tajam yang sempat disembunyikan (Yeknok),” kata Babinsa Bajulmati, Sertu Rofik Wahyu di Polsek Wongsorejo.
Saat diamankan dari rumah Haerudin, Yeknok bertingkah aneh seolah dalam pengaruh obat terlarang atau narkotika.
“Sempat saya tanya kenapa kok bawa celurit, katanya sedang diawasi orang karena takut makanya bawa celurit. Tapi kok omongannya kayak ngelantur gitu, kayak orang mabuk obat atau apalah,” jelas Sertu Rofik Wahyu.
Yeknok akhirnya diamankan di Polsek Wongsorejo bersama sebilah senjata tajam celurit dengan ukuran yang cukup besar.
“Hasil pemeriksaan awal, pelaku merupakan residivis obat terlarang dan pernah kami amankan. Sekarang kami amankan di dalam sel karena omongannya masih ngelantur, belum bisa diperiksa,” tandas Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan melalui Kanit Reskrim Polsek Wongsorejo, Aipda Oktorio Wisnu Pradana di ruang kerjanya.
Penyidik Reskrim Polsek Wongsorejo rencananya akan melakukan test urine pada Yeknok sebelum menjalani pemeriksaan intensif.














