banner 728x250
Daerah  

Bapenda Banyuwangi “Jemput Bola”Gelar Pertemuan Di Pantai Bimorejo

Oplus_131072

global.i-news.site
BANYUWANGI – Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Banyuwangi menerapkan pendekatan inovatif dengan konsep “jemput bola” dengan menggelar pertemuan di lokasi wisata Pantai Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo.Kabupaten Banyuwangi, Senin ( 27/4 )

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat koordinasi serta menyampaikan berbagai informasi terkait pengelolaan pendapatan daerah secara lebih dekat dan efektif.

Oplus_131072

pertemuan yang digelar di lokasi yang juga dikenal sebagai destinasi wisata mancing ini menjadi langkah strategis Bapenda agar komunikasi dengan berbagai pihak berjalan lebih lancar dan tidak kaku.

Melalui pendekatan ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat lebih memahami program dan kebijakan yang diterapkan, serta memberikan masukan secara langsung demi optimalisasi pendapatan daerah Kabupaten Banyuwangi.

Camat Wongsorejo Muhammad Mahfud menyampaikan sambutannya dalam kegiatan pertemuan yang digelar bersama Bapenda di lokasi Pantai Bimorejo Kecamatan Wongsorejo

Dalam kesempatan tersebut, Camat Wongsorejo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya kegiatan pertemuan ini.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas terselenggaranya pertemuan ini di wilayah kami, Pantai Bimo. Terima kasih juga kepada Bapenda dan seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi,” ujar Camat Wongsorejo

Beliau juga menilai bahwa pertemuan yang digelar di lokasi terbuka seperti ini sangat positif dan memberikan suasana yang berbeda serta lebih akrab dalam berkoordinasi.

“Semoga dengan adanya pertemuan seperti ini, silaturahmi dan kerja sama kita bisa semakin erat, serta berbagai hal yang dibahas dapat memberikan manfaat yang baik bagi kita semua,” tambahnya

Sekretaris Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Sekbapenda) Kabupaten Banyuwangi, Firman Hidayat, menilai kegiatan pertemuan yang digelar di Pantai Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, sangat strategis.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang silaturahmi dan koordinasi, tetapi juga dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan publik secara langsung kepada masyarakat.

“Kami memilih lokasi ini karena dinilai sangat strategis. Selain untuk mempererat koordinasi, kami juga ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Firman Hidayat.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya menyediakan berbagai layanan kemudahan bagi warga dan pengunjung, antara lain layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) A,C, B serta pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Dengan adanya layanan ini, masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor. Di lokasi wisata pun mereka bisa mengurus administrasi dan kewajiban pembayaran pajak dengan mudah dan nyaman,” tambahnya.

Langkah “jemput bola” ini pun mendapat apresiasi positif karena dinilai sangat efektif dan memberikan manfaat ganda, baik dari sisi pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *